Kulitmu, Cerminan Gaya Makanmu
Kaum perempuan biasanya menggunakan bahan makanan sebagai bagian dari perawatan kulit wajah, misalnya menggunakan putih telur untuk masker, mentimun untuk menyegarkan mata dan mengurangi pembengkakan. Tak ada yang salah memang. Namun berdasarkan penelitian, mengonsumsi langsung makanan yang dipakai treatmen lebih baik daripada menggunakannya langsung ke wajah.
Apabila kita terbiasa mengkonsumsi makanan olahan tinggi gula (seperti white bread, kue/biskuit, ice cream) dan sering mengkonsumsi makanan rendah serat maka kita berisiko tinggi mengalami Insulin Resisten, di mana kondisi ini dapat berkembang menjadi Diabetes Melitus.
Dalam kondisi ini, Insulin (suatu hormon yang mencegah agar kadar gula dalam darah tidak tinggi) tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan kadar gula dalam darah akan meningkat sehingga akan memengaruhi reaksi jaringan ikat protein dalam tubuh (kolagen) dan menyebabkan kulit menjadi kehilangan elastisitas. Dan dampaknya muncul kerutan yang tidak diinginkan. Selain itu juga kulit menjadi rapuh/lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari Monash University menyebutkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi buah, sayur dan ikan akan memiliki kerutan yang lebih sedikit dibandingkan yang tidak. Lebih jauh, para ilmuwan itu meneliti bahwa pola makan tinggi lemak, seperti daging, keju, soft drink, cakes, pasta, kentang (yang juga disebut makanan dengan index glikemik yang tinggi) akan meningkatkan munculnya kerutan di kulit.
Untuk mendapatkan kulit yang sehat berkilau, penuhi menu makanan sehari-hari dengan kandungan :
a. Vitamin E dan C
Sebuah studi menyebutkan bahwa kedua vitamin ini dapat melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (dianjurkan dalam bentuk suplemen makanan).
Vitamin C merupakan nutrisi penting dalam sintesa kolagen, yaitu suatu protein yang memberikan kekencangan dan kekenyalan kulit.
Sumber : minyak sayur, margarin, telur, ikan, sereal gandum, kacang merah, buah sitrus, berry, potatoes, tomat, sayuran hijau.
b. Asam Lemak Essensial
Suatu riset menyebutkan bahwa asam lemak tak jenuh (poly, mono) terutama asam lemak omega 3 dalam makanan dapat meminimalisasi kerusakan dan efek penuaan yang ditimbulkan oleh sinar ultraviolet terhadap kulit.
Sumber : salmon, makarel, tuna, olive oil, kacang-kacangan.
c. Anti Oksidan
Teh terutama teh hijau yang merupakan sumber anti oksidan yang istimewa, disebut Polyphenol.
Sebuah studi Di Arizona, US menyebutkan bahwa semakin banyak orang minum teh (disajikan dengan lemon) maka semakin sedikit orang di populasi tersebut yang menderita squamous cell carcinoma (tumor ganas kulit).
d. Vitamin A
Vitamin A adalah salah satu antioksidan yang kuat, selain teh hijau.
Suatu studi mengatakan bahwa ditemukan adanya hubungan yang kuat antara kadar vitamin A dalam darah dengan timbulnya kekeringan pada kulit. Semakin banyak kadar vitamin A, maka kulit akan semakin lembab.
Vitamin A sulit diperoleh dari makanan, namun mudah untuk memperoleh precursornya yaitu beta carotene (yang akan dikonversi menjadi vitamin A dalam usus).
Sumber : buah berwarna oranye, merah dan kuning. Wortel, tomat, sayuran hijau dan brokoli.
Popularity: 51% [?]
Baca juga




????, ??? ?????? ?? ???? ??????????? – ??? ?????????? ???????. ?? ??????? – ??????????? ?????? ??? ? ?????….
Apabila kita terbiasa mengkonsumsi makanan olahan tinggi gula (seperti white […….